Terbang Meski Tak Punya Sayap




Meskipun diriku tak punya kaki atau roda, namun orang-orang sering merasa bahwa aku meninggalkannya. Padahal datang dan pergiku adalah suatu kepastian, mereka merasa ditinggalkan seolah semuanya adalah salahku. Jika kau hendak berangkat menggunakan kereta dan kau terlambat tiba di stasiun sehingga kereta meninggalkanmu, apakah kau akan menyalahkan kereta itu?

Meskipun semua orang sepakat bahwa aku adalah hal yang paling berharga, tapi semua orang pernah membuangku. Aneh kan? Kalau sebegitu berharganya, kenapa dibuang-buang? Emas? Bukan, aku tak pernah mendengar ada orang yang membuang emas yang ia punya di selokan ataupun tempat sampah karena emas itu berharga dan bernilai mahal.

Engkau masih belum tahu siapa aku?

Kalau begitu akan kuberi petunjuk terakhir agar bisa membantumu menebak siapa diriku.

Aku bisa terbang, terbang dengan sangat cepat, padahal tak ada sayap di punggungku.

Sekarang kau tahu siapa diriku?
***


Yang menuliskan tentang diriku ini juga nyatanya sering merasa ditinggal olehku, lebih sering lagi membuangku.


Gambar dari sini

2 comments: