Maha Cemburu

Layaknya api yang bergerak cepat
Membara melahap menghanguskan
Setan pun bergerak cepat
Sedemikian rupa membelokkan baiknya niatan

Ia benar menyukai keindahan
Namun apakah aku berhias untuk-Nya?
Atau sudah berbelok untuknya?
Lagi-lagi setan bergerak cepat

Lemahnya iman, goyahkan tujuan awal
Ia sungguh mencintai para pejuang
Namun apakah perjuangan ini untuk-Nya?
Atau demi dirinya?

Bahkan ketika aku mengingatnya,
Menyebut namanya atas perasaan illegal
Mungkin Ia sedang cemburu di sana
Setelah banyak cinta Ia limpahkan

Jika Tuhan maha romantis,
Apakah Ia juga maha cemburu?\

aisyakira

Photo by Dan Gold on Unsplash

No comments:

Post a Comment